Untuk Menghindari Pemalsuan Sertifikat Resmi Lembaga Kursus Potensi Nusantara, Cek Status Alumni yang SAH Terdaftar Klik disini


AYO KURSUS KOMPUTER DAN TOEFL ONLINE (BUKTI PEMBAYARAN PESERTA KURSUS ONLINE) KLIK DISINI

TRYOUT TOEFL ONLINE GRATISS SERENTAK SEINDONESIA KLIK DISINI


IZIN KEMENDIKBUD REPUBLIK INDONESIA/ NOMOR INDUK LEMBAGA KURSUS NASIONAL: 07118.1.0035

Lembaga Kursus Potensi Nusantara Menawarkan Paket Kemitraan Berwirausaha (Kerjasama Membuka Cabang Lembaga Kursus Potensi Nusantara Baru)
Untuk Info lebih lanjut Klik Disini

rancangan acak kelompok faktorial (rakf)

Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF)


A. DEFINISI DAN SYARAT PENGGUNAAN

Rancangan Acak Kelompok Pola Faktorial Adalah terdiri dari dua peubah bebas atau faktor (A dan B) dan kedua faktor tersebut saling diduga berinteraksi dan kedua faktor tersebut termasuk dalam lasifikasi silang. Terdapat satu peubah pengganggu atau sampingan yang disebut kelompok dan tidak berinteraksi dengan peubah lainnya.

Percobaan Faktorial dengan rancangan dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK) adalah percobaan dimana faktor yang dicobakan lebih dari satu faktor dan menggunakan RAK sebagai rancangan percobaannya. 

Rancangan ini dipilih apabila satuan percobaan yang digunakan tidak seragam, sehingga perlu pengelompokan, sedangkan pada RAL Faktorial, satuan percobaan relatif seragam sehingga tidak perlu adanya pengelompokkan. Pada prinsipnya percobaan RAK Faktorial sama dengan percobaan RAK tunggal yang telah dibahas sebelumnya namun dalam percobaan ini terdiri dari dua faktor atau lebih.

B. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN

Adapun kelebihan dari RAKF antara lain :
  • dapat menghemat waktu dan biaya
  • dapat diketahui interaksi 2 faktor dan besar pengaruh utama
Adapun kekuranngan dari RAKF abtara lain:
  • makin banyak faktor yang di teliti, perlakuan kombinasi meningkat
  • analisis perhitungan lebih sukar

C. MODEL MATEMATIS RAKF

Hijk = π + Ki + Pj + Pk + (Pj x Pk) + eijk


Keterangan :
Hijk          = Hasil akibat perlakuan ke-j dan perlakuan ke-k pada kelompok ke-i
π               = Nilai tengah umum
Ki             = Pengaruh kelompok ke-i
Pj             = Pengaruh faktor perlakuan ke-j
Pk             = Pengaruh faktor perlakuan ke-k
Pj x Pk      = Interaksi perlakuan ke-j dan perlakuan ke-k
Eijk          = Eror akibat perlakuan ke-j dan perlakuan ke-k pada kelompok ke-i
i               = 1, 2, …., k (k = kelompok)
j               = 1, 2, …., p ke-1 (p = perlakuan ke-1)
k              = 1, 2,…... p ke-2 (p = perlakuan ke-2)

D. MENGANALISIS MENGGUNAKAN SPSS

Ini merupakan hasil penelitian dengan judul : “Pengaruh Luas Kandang Dan Pemberian Beberapa Level Protein Terhadap Jumlah Eritrosit, Kadar Hemoglobin Dan Nilai Hematokrit Itik Kamang Betina Fase Starter"

Menganalisis mengunakan Cara Manual





Menganalisis mengunakan Program Excel

Langkah 1 : Jalankan Program Microsoft Excel




Langkah 2 : Masukkan data Lampiran 1a yang berasal dari Skripsi ke dalam Microsoft Excel




Langkah 3 : Masukan Rumus untuk mencari rata-rata dan jumlah


Langakah 4: kemudian, untuk mencari jumlah Ulangan (U) hingga ke f hitung gunakan formula seperti di bawah ini dan disesuaikan dengan data yang ada.




Langkah 5: Buat tabel sidik ragamnya dengan formula dibawah ini, sesuaikan dengan data.



Menganalisis Menggunakan Program SPSS




Ketika membuka Program SPSS, ada dua Windows yang muncul yang pertama Untuk Data dan yang kedua yaitu Untuk Output setelah menganalisis

Ø Tampilan Bagian Data


Ø Tampilan Bagian Output


Langkah 2 : Mengisi bagian Varibel view seperti di bawah ini




Langkah 3 : Mengisi bagian nama pada variabel view seperti di bawah ini



Langkah 4 : Mengisi bagian decimals pada variabel view seperti dibawah ini


Langkah 5 : Mengisi bagian Label pada variabel view seperti dibawah ini


Langkah 6 : Mengisi bagian Values pada variabel view seperti dibawah ini



Klik bagian perlakuan pada values untuk memberikan label perlakuan1 dan perlakuan2 yang akan kita buat.Selanjutnya klik bagian kelompok pada values untuk memberikan label pada kelompok yang kita lakukan.

Langkah 7 : Mengisi data view



Klik bagian data view


Langkah 8 : Selanjutnya Isi Bagian Kolom Perlakuan1 dan perlakuan2, kelompok, dan Hasil. Seperti di bawah ini.


Langkah 9 : Menganalisis Data


Klik Bagian Analyze --> General Linear Model --> Univariate





Langkah 10 : Setelah itu muncul seperti di bawah ini




Klik Bagian [Hasil] --> Klik Tanda Panah Pada Bagian Dependent Variable, sehingga seperti ini



Setelah itu Klik Bagian Kompos Kopi --> Bagian Giberelin --> Bagian Ulangan --> Klik tanda panah pada bagian Fixed Factors, tapi melakukannya satu persatu, lalu muncul seperti ini :



Langkah 11 : Klik Bagian Model --> Klik Custom



Setelah diklik Model, maka akan muncul seperti di bawah ini :



Setelah bagian Custom diklik, lihat bagian Kiri Kotak Dialog Univariate: Model, disitu ada bagian Factor & Covariates, Klik bagian Perlakuan 1



Setelah bagian Perlakuan 1 telah muncul di bagian model --> Lakukan hal yang sama terhadap Perlakuan2 --> Ulangan --> sehingga tampil seperti di bawah ini.




Setelah muncul seperti di atas, lalu buat untuk Interaksi --> Klik Perlakuan 1 --> Tekan tombol Shift --> Klik Perlakuan 2 --> Klik Tanda Panah di Bagian tengah --> Klik Continue



Langkah 12 : Klik bagian Post Hoc, Post Hoc berfungsi untuk menguji Lanjut dari Hasil Penelitian



Setelah itu tampil Kotak dialog yang baru, seperti di bawah ini



Klik Bagian Perlakuan 1, dan klik Tanda Panah pada bagian tengah :



Lakukan hal yang sama dengan Perlakuan 2, sehingga tampil seperti dibawah ini :



Setelah itu Klik Bagian LSD (untuk Uji BNT), Tukey (untuk Uji BNJ), dan Duncan (Untuk Uji Duncan) --> Klik Continue



Lalu klik Continue

Langkah 13 : Setelah itu tampil seperti di bawah ini, maka klik OK



Langkah 14 : Lalu Muncul OUTPUT dari analisis yang dilakukan





Pada bagian Tabel Sidik Ragam dari Output SPSS, bandingkan dengan data yang diolah dengan Microsoft Excel dan juga bandingkan dengan Skripsi yang telah dibuat :

 

Sumber : http://syawalmubarak.blogspot.co.id/2017/04/rancangan-acak-kelompok-faktorial-rakf.html
SSu

RALF (RANCANGAN ACAK LENGKAP FAKTORIAL)

RALF (RANCANGAN ACAK LENGKAP FAKTORIAL)


  1. DESKRIPSI
Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial AxB adalah rancangan acak lengkap yangterdiri dari dua peubah bebas (Faktor) dalam klasfikasi silang yaitu faktor A yang terdiri dari a taraf dan faktor B yang terdiri dari b taraf dan kedua faktor tersebut diduga saling berinteraksi. Saling berinteraksi dimasudkan bahwa pengaruh suatu faktor tergantung dari taraf faktor yang lain, dan sebaliknya jika tidak terjadi interaksi berarti berarti pengaruh suatu faktor tetap pada setiap taraf faktor yang lain. Jadi bila tidak terjadi interaksi antar taraf-taraf suatu faktor saling sejajar satu sama lainnya, sebaliknya bila ada interaksi tidak saling sejajar.
    Prinsip : Semua unit penelitian (perlakuan dan ulangannya) disebar secara acak disatu tempat dan perlakuan terdiri dari 2 atau lebih dari 2 faktor perlakuan 

    GAMBARAN PENELITIAN

T  Selah dilakukan suatu penelitian tentang penambahan asam askorbat dalam pembuatan dangke untuk mengidentikasi pengaruhnya terhadap daya simpan berdasarkan nilai TBA. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola Faktorial: Faktor A adalah level penambahan asam askorbat (1%; 1,5%; dan 2%); dan Faktor B adalah lama waktu penyimpanan (4 hr; 5 hr; dan 6 hr). Adapun hasil (nilai TBA) penelitian yang diperoleh disajikan pada Tabel 1 berikut:                                                                                                                                                                    
    Dari hasil penelitian tersebut, ingin diketahui:
  1. Apakah level penambahan asam askorbat mempengaruhi nilai TBA 
  2. Apakah lama penyimpanan mempengaruhi nilai TBA 
  3. Apakah terdapat interaksi antara level asam askorbat (Faktor A) dengan lama penyimpanan (Faktor B) terhadap nilai TBA yang diperoleh. 
Untuk menjawab kebutuhan penelitian di atas, maka analisis dilakukan melalui Analisis Variansi (ANOVA) berdasarkan Uji-F.

    ANALISIS VARIANSI

Faktor A terdiri atas 3 faktor, demikian pula pada Faktor B, sehingga analisis varians Faktorial dengan rancangan dasar RAL Pola Faktorial (3 x 3). Persamaan matematis sebagai berikut:
   Keterangan:


   Derajat Bebas (db)

Derajat bebas total (dbt) = (a x b x r) – 1 = (3*3*5) – 1 = 45 – 1 = 44
Derajat bebas perlakuan (dbp) = (ab-1) = (3*3-1) = 8
Derajat bebas faktor A (dba) = a – 1 = 3 – 1 = 2
Derajat bebas faktor B (dbb) = b – 1 = 3 – 1 = 2
Derajat bebas interaksi faktor AB (dba*b) = (a-1)(b-1) = (3-1)*(3-1) = 4
Derajat bebas galat (dbg) = dbt – dbp = 44 – 8 = 36

   Faktor Koreksi (FK)

   Jumlah Kuadrat (JK)

Jumlah Kuadrat Total (JKT)

Jumlah Kuadrat Perlakuan (JKP)

Jumlah Kuadrat Faktor A (JKA)

Jumlah Kuadrat Faktor B (JKB)

Jumlah Kuadrat Interaksi A*B (JKA*B)
Jumlah Kuadrat Galat (JKG)

   Kuadrat Tengah (KT)

Kuadrat Tengah Perlakuan (KTP)
    Kuadrat Tengah Faktor A (KTA)

Kuadrat Tengah Faktor B (KTB)

Kuadrat Tengah Interaksi Faktor AB (KTA*B)

Kuadrat Tengah Galat (KTG)

   Frekuensi Hitung (F-hit)


   Tabel ANOVA


I  Interpretasi

  1. Secara umum, perlakuan (dalam hal ini) penambahan asam askorbat atau lamanya penyimpanan menunjukkan pengaruh yang nyata dilihat dari nilai F-hit P > dari nilai F-tabel 1% (p<0,01); 
  2. Faktor A (level penambahan asam askorbat) mempengaruhi nilai TBA (p<0,01) 
  3. Faktor B (lama penyimpanan) mempengaruhi nilai TBA (p<0,01) 
  4. Terdapat interaksi antara level asam askorbat (Faktor A) dengan lama penyimpanan (Faktor B) terhadap nilai TBA (p<0,01). 
                                                                                                                                        
    CONTOH SOAL RALF DENGAN SPSS: 

   Pengimputan Data

    VARIABLE VIEW
    Tahap pertama yang dilakukan adalah proses pengimputan data.  Setelah mengaktifkan program SPSS.  Klik pada bagian Variable View yang ada pada sudut kanan bawah window.
P   Pada baris pertama kolom satu (1-1), isi dengan Faktor_A, lalu beri label Level Asam Askorbat. Nama faktor dan label tentunya dapat anda sesuaikan dengan penelitian yang anda lakukan.  Lakukan hal yang sama untuk Faktor_B pada baris 2 kolom 1 (2-1).  Pada baris 3 kolom 1 (3-1) isi dengan ulangan, pengisian ulangan dapat tidak dilakukan, akan tetapi pengisian ini sangat membantu saat akan melakukan pemeriksaan data yang diimput.  Pada baris 4 kolom pertama (4-1) isi dengan nama variabel parameter ukur dalam hal ini, nilai TBA.  Apabila parameter yang diukur lebih dari satu, anda cukup menambahkan nama variabel tersebut pada baris ke lima dan seterusnya.  Apabila penamaan variabel telah anda lakukan maka akan diperoleh pada tampilan  berikut: 
    perhatikan pada kolom Measure.  Karena pada baris pertama dan kedua adalah nama dari faktor, maka rubah Scale menjadi Ordinal. Perhatikan kolom Value.  Pada kolom ini akan dimaknai tiap-tipa nilai variabel Faktor yang akan dianalisis.  Klik value untuk Faktor_A.  Selanjutnya akan muncul window Value Label.  Pada value isi dengan angka "1" beri label AA 1% (artinya nilai 1 pada data view berarti perlakuan asam askorbat 1%.) lalu klik ADD.  Lakukan langkah yang sama unutk "2" AA 1,5% dan "3" untuk AA 2%. Jika telah selesai Klik OK. Perhatikan Gambar dibawah. 
L lakukan hal yang sama untuk Faktor_B (lama penyimpanan) dimana 1 =  4 hari; 2 = 5 hari dan 3 = 6 hari.  Sehingga tampilan akhir pada variable view adalah sebagai berikut:

   DATA VIEW
   Klik Data View pada kiri bawah window.  Sekarang akan muncul Faktor_A, Faktor_B, Ulangan dan Nilai_TBA pada kolom data view.  Isilah nilai ulangan secara berderet 1 - 5, kemudian pada kolom Faktor_A dan Faktor_B isi angka 1 sebanyak dengan ulangan.  Ini bermakna, kombinasi unutk Faktor A-1 dan Faktor B-1 dengan lima kali ulangan.  Selanjutnya pada nilai TBA, isi dengan hasil pengukuran untuk A1-B1 ulangan 1 - 5.  Apabila semua kombinasi unutk Faktor A1 dengan B1; B2 B3 telah diinput maka akan diperoleh hasil seperti pada Gambar di bawah:
S  Selanjutnya lakukan pengimputan unutk kombinasi Faktor A2 dengan Faktor B1-B2-B3 dan Faktor A3 dengan B1-B2-B3, dengan hasil pengimputan data akhir akan diperoleh sebagai berikut:
   Apabila pengimputan data telah dilakukan, selanjutnya kita memasuki tahapan analisis data.  Seyogyanya sebelum melakukan analisis varians, sebaiknya terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan ASUMSI ANOVA, untuk keperluan tersebut dapat anda lihat pada artikel yang secara khusus membahas langkah-langkah pemeriksaan data.

   Analisis Data

    Klik Analuse > General Linier Model > Univariate.  Perhatikan Gambar dibawah:
S  Selanjutnya akan muncul window Univariate.  Masukkan  Level asam askorbat dan lama penyimpanan pada kolom Fixed Factor(s): selanjutnya Nilai TBA pada kolom Dependent Variable:. Untuk memasukkan variabel, cukup klik variabel yang sebelumnya berada pada kolom sebelah kiri, kemudian kllik panah untuk memasukkan variable kedalam kolom yang diiknginkan.  Perhatikan gambar berikut:
   Apabila pemasukan variabel telah dilakukan, selanjutnya Klik Options, disini akan kita tentukan pilihan-pilihan informasi apa saja yang ingin dimunculkan pada Output nantinya.  Pada contoh ini, kita pilih Deskripsi statistik dan uji homogenitas (salah satu uji asumsi anova yang penting). Perhatikan Gambar di bawah.  Jika selesai, Klik Continue untuk melanjutkan.
   Untuk memperoleh hasil uji lanjut (Uji Berganda), Klik Post Hoc... setelah kembali pada window Univariate.  Pilih Faktor_A dan Faktor_B kemudian tentukan jenis uji yang kita inginkan.  Pada contoh ini, kita pilih LSD dan Duncan.  Perhatikan Gambar dibawah.  Apabila telah Selesai, Klik Continue unutk melanjutnkan.
    Teknis dan macam uji yang dipilih tergantung pada tingkat ketelitian yang anda inginkan atau perbandingan berganda apa yang paling sesuai dengan penelitian anda.  
   apabila proses analisis telah selesai, langkah selanjutnya klik OK untuk mengeluarkan hasil (Output). 

Sumber : https://kikisurianti.blogspot.co.id/2017/04/ralf-rancangan-acak-lengkap-faktorial.html
Sertifikatkan kemampuan Komputer dan Bahasa Inggris anda
Sertifikat Komputer tanpa ikut kursus
, Ikuti Paket Ujian Saja

Klik Disini

PROGRAM KURSUS MASUK DESA
LEMBAGA PENDIDIKAN POTENSI NUSANTARA MEMBUKA KURSUS KOMPUTER ONLINE BERSERTIFIKAT, PAKET MICROSOFT OFFICE (WINDOWS,WORD,EXCEL,POWER POINT) DAN PAKET DESAIN GRAFIS (ADOBE PHOTOSHOP,COREL DRAW & ADOBE INDESIGN). BIAYA SANGAT TERJANGKAU, INFO LANJUT
KLIK DISINI

SERTIFIKATKAN KEMAMPUAN KOMPUTER KAMU TANPA IKUT KURSUS

TANGGAPAN PESERTA KURSUS